3.1.a.7. Demontrasi Kontekstual -Pengambilan Keputusan sebagai pemimpin pembelajaran

 

1.    Bagaimana Anda nanti akan mentransfer dan menerapkan pengetahuan yang anda dapatkan di program guru penggerak ini di sekolah/ lingkungan asal anda?

Adapaun Ilmu yang saya dapatkan dalam Program Pendidikan Calon Guru Penggerak  ini adalah :

1.      Terlebih dahulu saya akan meminta dukungan kepala sekolah dan rekan-rekan guru disekolah tempat saya untuk mau menfasilitasi dan berpartisipasi  demi kelancaran pendidikan program guru penggerak ini

2.      Saya akan mengimbaskan ilmu yang saya peroleh dari kegiatan pendidikan guru penggerak   kepada rekan-rekan guru atau teman sejawat di SDN 12 Api-Api Bayang. dengan cara memanfaatkan waktu-waktu luang untuk berdiskusi dalam sebuah kelompok yang sudah kami buat yaitu Kelompok praktisi yang saya bentuk disekolah yang terjadwal 1 kali seminggu. Komunitas praktisi kami buat dengan tujuan untuk pengembangan kompetensi Guru

3.      Saya juga akan berbagi ilmu dengan kelompok kerja guru pendidikan jasmani olahraga dimana kami selalu rutin melaksanakan kegiatan KKG  nya 1 kali satu bulan.

4.      Saya juga akan menerapkan ilmu yang saya peroleh disetiap proses pembelajaran saya disekolah.

5.      Saya juga akan berkolaborasi dengan rekan kerja guru disekolah dalam penerapan ilmu yang sudah kami peroleh.

 

2.    Apa Langkah-langkah awal yang akan anda lakukan untuk memulai mengambil keputusan berdasarkan pemimpin pembelajaran?

Langkah awal yang akan saya lakukan untuk memulai  sebagai pemimpin pembelajaran dalam pengambilan suatu keputusan tidak akan luput dari dilema etika dan bujukan moral. Dalam hal ini yang harus kita perhatikan adalah apakah kasus tersebut termasuk dilemma etika atau bujukan moral. Dan Untuk mengetahuinya kita dapat melakukan langkah awal untuk identifikasi masalah agar bisa diketahui bahwa kasus yang dihadapai adalah benar dilema etika atau bujukan moral. Apabila masuk dalam kategori kasus dilemma etika maka ada bebarapa hal yang perlu kita lakukan untuk mengambil sebuah keputusan, kita harus memperhatikan 4 paradigma, 3 prinsip dan 9 langkah-langkah dalam pengambilan keputusan.

3.    Mulai kapan anda akan menerapkan langkah-langkah tersebut, Hari ini, besok, minggu depan, hari apa? Catat rencana anda, sehingga anda tidak lupa.

Saya akan menerapkan langkah-langkah pengambilan keputusan tersebut setelah saya mempelajari modul ini dimulai dalam lingkungan mengajar saya terutama sekali dalam menyelesaikan kasus yang terjadi  pada murid maupun masalah terjadi pada rekan kerja saya disekolah. Jadi mulai saya mendapatkan ilmu ini maka saya akan mencoba mempraktikkan dengan kondisi kehidupan sehari-hari yang saya jalani baik dilingkungan sekolah maupun dilingkungan masyarakat.

4.    Siapa yang akan menjadi pendamping saya dalam menjalankan pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran? Seseoarang yang menjadi teman diskusi anda untuk menentukan apakah langkah-langkah yang anda ambil telah tepat dan efektif.

Yang akan mendampingi saya dalam menerapkan atau menjalankan pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran dalam lingkungan sekolah tentunya Kepala Sekolah, rekan-rekan sejawat, serta anggota praktisi yang ada dilingkungan sekolah. 

Pengambilan keputusan yang tepat dalam pemimpin pembelajaran adalah pengambilan keputusan yang mampu menyeimbangkan antara dua pihak atau antara dua opsi yang ada dengan pilihan yang tepat dan benar sehingga tidak merugikan salah satunya. Dari pengalaman dan latar belakang tempat kita bekerja yaitu di institusi pendidikan, Dilemma etika adalah sebuah kasus yang sangat berat yang sering kita hadapi dari setiap kejadian,demikian pula sebaliknya ketika dihadapkan     pada situasi bujukan moral (Benar vs salah) artinya adalah segala sesuatu yang kita lakukan sengaja ataupun tidak sengaja jika salah dengan alasan baik apapun tentang kejadian tersebut maka tetap saja bernilai salah. 

Maka dari itu  4 komponen kategori paradigma pengambilan keputusan yang harus kita pahami bersama yaitu :

·         Individu lawan masyarakat (individual vs community) yaitu bagaimana membuat pilihan antara apa yang benar untuk satu orang atau kelompok kecil, dan yang benar untuk yang lainnya kelompok yang lebih besar.

·         Rasa keadilan lawan rasa kasihan (justice vs mercy) yaitu Pilihan antara mengikuti aturan tertulis atau tidak. Disini pilihan yang ada memilih antara keadilan dan perlakuan yang sama bagi semua orang di satu sisi membuat pengecualian pada sesuatu hal karena kasih sayang dan kemurahan hati, di sisi lain, terkadang memang benar untuk memegang peraturan.

·         Kebenaran lawan kesetiaan (truth vs loyalty) yaitu Kejujuran dan kesetian seringkali menjadi nilai-nilai yang bertentangan dalam situasi dilemma etika. Terkadang kita perlu untuk membuat pilihan antara jujur dab berlaku setia pada orang lain.

·         Jangka pendek lawan jangka panjang (short term vs long term) yaitu Paradigma yang Kadang perlu untuk memilih antara yang kelihatan terbaik saat ini dan yang terbaik untuk masa yang akan datang. Paradigma ini bisa terjadi pada level personal atau individu dan permasalahan sehari-hari atau pada level yang lebih baik lagi

Berikutnya  adalah 9 Langkah dalam Pengambilan Keputusan :

1.      Mengenali nilai-nilai yang saling bertentangan

2.      Menentukan siapa yang terlibat

3.      Mengumpulkan data fakta-fakta yang relevan

4.      Pengujian benar atau salah (Uji Legal, Uji Regulasiprofesionalitas, Uji Intuisi, Uji Halaman Depan Koran, Uji Panutan/Idola)

5.      Pengujian paradigma Benar Lawan Benar

6.      Melakukan prinsip resolusi

7.      Investigasi opsi trilema

8.      Buat Keputusan

9.      Lihat lagi keputusan dan refleksikan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REFLEKSI TERBIMBING PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN